Lyrics: He Mo/Achoi Floor88/Mya Nana/Khaza Raflex/Sapik Sam
Music: Zai Hamzah/He Mo
Si Tari lengang bertalung mengalung
Kata tak bertumpang tapi dipecah pekung
Si gala rahsia terbungkam tertundung
Nada yang di sulam dusta menjadi kalung
si bongkak mencorak ngorak di bentang risalah bukti
buktinya tiada inti isi nya ilusinasi
fikiran di nilai suci ikutan dek anak rumi
di Injab kan kitab ruhi di kerahnya merahmati
menuai sampai ketua di ajarkannya yg salah
sedar punya yang maha di kejarnya cuma bila
tahtah dan kuasa yng cuma hanya di nilai suci
gadainya maruah rela asalkan bisa
memanupulasi mereka aksi nak mengatasi
menguasai merubah paksi dari hakiki bongkak nya diri pada illahi
bila terkepung terbuka pekung bahkan tersadung kini terlopong jalannya hujung baru melolong meminta tolong pada penghitung
fikiran ku mulai fajar menilai ku susah bila
seragam nya asli tampak sosok dek seakan sufi
sebaliknya jauh terpesong itu nauzubillah
semoga kalian sentiasa di LINDUNGI yarabbi.
Si Tari lengang bertalung mengalung
Kata tak bertumpang tapi dipecah pekung
Si gala rahsia terbungkam tertundung
Nada yang di sulam dusta menjadi kalung
sadarul kalam serigala si dubuk liar
asah samak senjata di lurah abaimana
dhaif sadaya lul minhat yang telah terang nyata
kerna nila setitik dipukul rata semesta
warna kulit hitam,marga sawo matang,putih pecah tembelang manjapada bergoncang
yang dipuja,yang memaksa,ritual cakra,jagatraya,penyebaran propaganda,pegerakan bawah tanah
engkau menghukum kami,menunding jari, ilmu kami tak setara
tapi kau adalah manusia tercemar di atas pentas dunia
,bakarah,pendusta,balela,berakah,danawa,pemusnah,serakah,jentaka,menjarah,
jiwa yang tak berdosa.
sebelum kau di depan ku bagi perigatan
kalau tersesat jalan patah ke pemulaan
yang benar,yang jujur,yang betul membujur
yang salah,teralpa,terdampar ruginya
Si Tari lengang bertalung mengalung
Kata tak bertumpang tapi dipecah pekung
Si gala rahsia terbungkam tertundung
Nada yang di sulam dusta menjadi kalung
Luar bersih pakaiannya putih hakikatnya pedih
Muka sengih buat baik gigih bercakapnya fasih
Sembunyi bayang, orang semua sayang, itu cuma sikit
Memang sakit, terdiam bila leaked, kantoi video (censor)
Lu chill, usah nak buat kerja tuhan
Kadang bila hujan, kayu basah, akan tumbuh cendawan
Kadang dalam badan, ada tuan, dia cuba menawan
Memang normal akhir zaman banyak T.I.P.U, aksa aman
Belakang bising, di depan diam, ada dua alam
Malam jadi musang yang berbulu ayam
Punyalah berazam, tak pernah tenggelam
Kapal besar agam, sikit pon tak karam
Tak main di kolam, laut yang di idam
Nak mencari ikan, hasilnya beribu
Meniaga ikan bakar takda abu
Ja sebenarnya, takkan ada manusia sempurna
Setiap kata dan komen semburlah
Hidup serupa selalu sepenah , ala sesumbar
Dan semua, before kecam ingatlah semula
Jaga hati semoga sembuh la, simpan sikit peluru jangan bertempur la