Lyrics: Irham Tinx/Fuzi Ali Insani Music: Fuzi Ali Insani Bukan dongeng ini fabel cerita fiksi dalam novel Banyak ruang macam tabel rasa ingin menekan del Halaman yang sangat banyak lapis tak pernah tahu kapan kan habis Hawa nafsu merubah pengen nulis tapi aku bukan si penulis
Cari mana aku batu mana tidak ada satu pintu Apa ada yang kan bantu jalan keluar semua buntu Dalam kepala mendadak sidang solusi tak juga kunjung terbit Pikiran sempit jadi bercabang meluas lebihi dari langit
Ruang hampa berada mana jalan keluar? Mata angin mengarah coba lihat keluar Terperangkap diri didalam sunyi Suara lantang namun tak berbunyi
Kau dimana berada? Kok hujannya mereda? Apa mata kau bengkak? Ku tak mampu menenggak! Ku menyerah bolehkah? Sedang rasa mengaruh ke tuli sehingga melihat lagi tak peduli Dengan masa aku pun ke bully yang lebih kenyang dari pada kebuli
Kamu takkan merasakan hidup dengan sendirian Telah lelah meras akan hidup aku bukan sendi rian Dalam hidup merelakan hati otak hitung kan berhari hari Bahkan tak pernah temukan lagi rasa cinta kasih seperti birahi
Gaya berkedok ke passion jelas engkau orang paling kasian Sepertinya tangan mu A. lange & sohne lebih mahal dari pada gengsian Cobak tebak aku injak hari ke berapa? Aku lelah roda berputar dari mananya? Hah?!
Ruang hampa berada mana jalan keluar? Mata angin mengarah coba lihat keluar Terperangkap diri didalam sunyi Suara lantang namun tak berbunyi