Lyrics: Wildan Fajar Khoerul Anam
Music: Wildan Fajar Khoerul Anam/Laudza Dermaga Nareswara
Eksistensi anomali mengetuk meminta masuk
Ringkih dan batuk, di isolasi ruang hati, tubuh resonansi
Ambruk tak wajar di hadapan wajah,
Setiap subuh meringkuk di samping tempat tidur
Membangunkanku meminta susu, pernah sekali ku todong pelatuk
Namun ku urungkan, akhirnya kuturuti permintaannya
Ia tersenyum dan berkata βaku dirimu dari masa lalu dan masa depanβ
Entah delusi apa lagi yang ku alami
Sejak ku renungkan dalam-dalam ia tidak pernah beranjak pergi
Menghilang di jarak malam ke malam lalu kembali
Dan ia selalu sendiri