Lyrics: Wildan Fajar Khoerul Anam
Music: Wildan Fajar Khoerul Anam/Laudza Dermaga Nareswara
menjaga api dari hujan, celacahnya tertelan
rasi bintang dan bulan tertutup pekat awan
abaikan masa depan taruh di kegelapan
kesekian sendirian tahan tiap hantaman
halaman ke halaman simpan rasa lewat tinta
para gagak sapu jejak ikuti ku dari belakang
perasaan gagal bersarang saat rasa takut menyerang
ketika sulit bertumpu kupeluk diri sendiri
dupa menyala buku terbuka di meja
mengeja makna setiap bunyi setiap kata
rata-rata kacamata terinjak tak sengaja
pikiran majemuk singkap pandangan yang remuk
merapal di ketukan, hitung kawan yang bertahan
gejolak menunggu kematian perlahan
yang tak kunjung membawaku, tersanjung tiap waktu
saat angin menitipkan sekilas masa lalu
sesekali meletup, seringkali melepuh
nanah batin tertutup, tetes peluh mengeruh
pikiran yang menyusup mengeluh agar runtuh
selagi jantung berdegup, enggan untuk bersimpuh