Saya Indonesia, Saya Pancasila

Lyrics: Havis Della MC Music: Wizzow/Havis Della MC 1. Ketuhanan Yang Maha Esa Percaya, bertaqwa akan Tuhan Yang Maha Esa Bukan hipotesa berlaku di kota juga desa Suku, Ras, Agama, Multi bukan rahasia Indonesia saling hormat, rukun, damai, bahagia
Menjaga rasa, pantang memaksa Simfoni masa, satukan asa, indah nuansa Sebagai bangsa, bukanlah mangsa Kubur arogansi jauhkan dari nelangsa
Tuhan anugerahi warna-warni Tuk disyukuri bukan saling memerangi Tanya sanubari lekas sadari Waspada pelempar api sembunyi lalu lari
2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab Dan kesamaan dalam hak, kewajiban, Derajat, bukan sekedar sebuah impian Saling mencintai, tenggang rasa, rileks-kan urat Berpadu satu, sebagai bagian umat
Manusia, menjunjung tinggi nilainya Tak pandang bulu benar serta adilnya Ekspos peristiwa pantang timpang Media massa netral harus seimbang
Bahaya propaganda kian melanda Tak kenal becanda, provokasi ada, adu domba pertanda datang bencana Siapkan rencana, berbenah diri jalan paling bijaksana
3. Persatuan Indonesia Terhampar ribuan pulau indah Pesona karuniaNya tanpa pinta Semoga tiada lagi ada pulau yang berpisah Jaga bersama lestarikan selagi bisa
Cinta tanah air, cinta akan bangsa Bhinneka Tunggal Ika wujudkan sebuah asa Bangga berbahasa satu bahasa Indonesia merah putihkan cakrawala
Ingat pahlawan tanpa tanda jasa Pencetak pemimpin tulus ikhlas tanpa paksa Tegas lugas buktikan kita perkasa NKRI Harga Mati itu pasti
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawarakat Perwakilan Nah, Musyawarah demi bersama Pantang marah mufakat akan ada Satu bangsa laksana keluarga Keputusan bijaksana harus selalu terjaga
Akal sehat, hati nurani luhur Sampingkan ego pribadi, golongan, wajib jujur Sumpah janji para wakil waspada luntur Jadilah anak panah kami yang jadi busur
Jangan lah lagi ada titipan Papa Curangnya hanya hasilkan angkara sampah Ingat tanggung jawab pada Yang Maha Kuasa Bila sadar diri akan indah aku rasa
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Peka akan sosial seakan krusial Era digital dimana dunia maya jadi substansial Fokus menata cara kelola finansial Lupa jalan, masuk berita nama jadi inisial
Kemakmuran yang merata segera ditata Jerat para penyunat harta negara Hukum tak hanya tegak pada kaum bawah Seringkali tumpul pada penghuni kawah
Keadilan adalah keharusan hak setiap insan Berdiri dan terwujud mutlak kewajiban Masalah lama tuntaskan pantang bertindihan Sejahtera nyata bukan impian