Lyrics: Fuad Arima/Hendi K. Mala/Yunia Ervie Annisa
Music: Fuad Arima/Hendi K. Mala/Yunia Ervie Annisa
Embun hadir basahi dedaunan
Tandai pagi ātuk awali kerumunan
Buang kemurungan kopi telah kepulkan
Asap yang harumnya berikan kesegaran
Maka segerakan bangkit rancang gerakan
Saat kegelapan menghilang perlahan, dan
Baca catatan harapan pada lembaran
Ingatan yang tersimpan di halaman belakang
Jadikan pelajaran karena kita pejalan-
Jauh yang mencoba bertahan tidak jatuh
Serupa tetes embun pada ranting yang rapuh
Sejuta asa bertamu jamu sampai mabuk
Sebelum ia layu dalam alunan waktu
Jangan terpaku dengan sanjung dan rayu
Buang semua palsu dan tetap bersamaku
Tetap melaju dan sambut hari baru
Bersama mentari, yang hangatnya temani
Dengan sepenuh hati, ku ucap selamat pagi
Terimakasih untuk udara yang ku hirup
Sejuknya cuaca buat suasana hidup
Kopi di gelas tandas telah terteguk
Asa terus terjaga tanpa lelah berdegub
Kini waktu yang tepat untuk menari
Bahkan mentari kini belum kembali
Sisakan melati yang teguh ātuk menanti
Saat pagi hendak mengajak ātuk berkasih
Sambil tarik nafas dalam dan berlari
Ambil perkakas ucap salam dan beralih
Kepada rencana yang terpilih
Bangun dari tidur tetaplah terus bermimpi
Jaga yang diyakini bersama dia kini
Di sini di pagi ini dan resah diakhiri
Dan terimakasih atas semua yang kau beri hingga kini..
Bersama mentari, yang hangatnya temani
Dengan sepenuh hati, ku ucap selamat pagi