Cinta Satu Babak

Lyrics: Muhamad Agam Prasat Music: Muhamad Agam Prasat Di atas panggung ini kita berdua, Memainkan peran yang sudah ditulis rapi. Setiap kata, setiap tatapan penuh makna, Seolah-olah cinta ini nyata, bukan hanya ilusi.
(Chorus) Cinta satu babak, hanya ada di naskah, Tapi hati ini terluka, saat tirai mulai jatuh. Aku tahu ini hanya sementara, Tapi mengapa kau tinggalkan jejak di hati yang tak bisa kuhapus?
(Verse 2) Kau tersenyum saat adegan dimulai, Seolah kau benar-benar merasa yang sama. Tapi di luar panggung, kita hanyalah teman, Terlalu sulit bagiku untuk melepaskan peran ini.
(Chorus) Cinta satu babak, hanya ada di naskah, Tapi hati ini terluka, saat tirai mulai jatuh. Aku tahu ini hanya sementara, Tapi mengapa kau tinggalkan jejak di hati yang tak bisa kuhapus?
(Bridge) Setiap kalimat yang kau ucapkan, aku merasakannya, Meski ku tahu itu hanya bagian dari cerita. Tapi bagaimana jika hatiku tak bisa memisahkan, Antara kenyataan dan peran yang kita mainkan?
(Chorus) Cinta satu babak, hanya ada di naskah, Tapi hati ini terluka, saat tirai mulai jatuh. Aku tahu ini hanya sementara, Tapi mengapa kau tinggalkan jejak di hati yang tak bisa kuhapus?
(Outro) Saat panggung kosong dan lampu redup, Aku tetap terjebak (di) dalam cerita kita Cinta ini mungkin hanya satu babak, Tapi bagiku, rasanya nyata dan takkan pernah hilang.