Lyrics: Robin Sahata Ganuvari Damanik
Music: Robin Sahata Ganuvari Damanik
Tak mau bersedih hati saat kau memberi maki
Tetap ku memberi kasih tetap ku memetik arti
Mencabut sepeti gaji bertaut seperti nadi
Merangkul kelebihan di benak ku sepenting gadis
Walau harus jadi budak demi tabung alat tukar
Jangan malu padi juga terik yang buat nya gumpal
Katakan ku nanti punya berlian tuk mama juga
Tanah yang luas di puncak tebing sambut masa tua
Ku tak akan main main takkan main main
Ucap dua kali jadi dengar baik baik
Bulat suar hati jelas hardik arti sakit
Usap ruap dahi kelak petik hasil nanti
walau harus sendiri dua kaki berdiri
Waktu takkan berhenti jangan lama tuk bersedih
kan hadapi rintangan dengan modal jari tangan
Harap akan naik nama walau pondasi tak mahal
Percaya kelak penat terbayar
Entah arah kemana lengan atur geraknya dan
Langkah kebal dengan gertakan
Dalam dekapan erat nada berjalan
Buat lagu demi lagu panggung demi panggung
Semua aku sapu walau itu belum mampu
Untuk masuk saku hapus rasa haus
Namun tetap maju karna yakin aku sanggup
Coba tuk pahami apa yang aku jalani
Satu yang ku amati berkat nikmat sang Khalik
Dari lahir ku alami hari hingga hari
Cinta rasa kasih dan hadir sesuap nasi
Tak perlu engkau hitung brapa tunas yang kau timbun
Berteman dengan pilu berperanan dalam hidup
berkembangnya dirimu berpegangan pada ilmu
Berjalan dan bersiul slama langit masih biru
Sadis perkataan mu jadi peralatan ku
Rakit rencana harus yakin melangkah maju
Sakit perjalanan ku kasih pelajaran pun
Manis keadaan ku hasil kerja badan ku
Percaya kelak penat terbayar
Entah arah kemana lengan atur geraknya dan
Langkah kebal dengan gertakan
Dalam dekapan erat nada berjalan