Lyrics: Robin Sahata Ganuvari Damanik
Music: Robin Sahata Ganuvari Damanik
Menerjang lebih keras dari hantaman tsunami
Berkembang lebih besar dari bra dada Tsunade
Berteman lebih erat hati ku takkan kuatir
Tuk Berperan penting kelak jadinya sayap kulatih
Kala waktu berjibaku Nada masuk ke jiwaku
Akan rasuk ke lidahku takkan sanggup terdiam ku
Babat satu demi satu garap lagu demi lagu
Atas panggung demi panggung tawa basuh keringat ku
Tak pernah tertunduk pada yang hendak mengutuk
Lawan dengan bersujud saat jalan telah tertutup
Kadang rentang bergumul sat tahan keram perut ku
Kala kelak terduduk saat nya gencar peluru
Ragam masalah datang pasti silih berganti
Bawa tawa sahaja dan iringi menari
Asalkan jaga langkah sambil lirik ke kaki
Tak apa kawan rasa sakit ini menarik
Senandung telah lama berlalu berpacu dengan alur waktu
Mengadu pada bahu selalu bertarung cara bertaruh
Takkan aku persilahkan jika kilau perhiasan hanya menjadi kiasan
Akan aku perlihatkan jika lewat persilatan kata meraih milyaran
Sudah aku persiapkan ku tak butuh pertimbangan
Takkan percaya takdir tapi slalu tatap langit
Saat menyapa pagi hati ragu kadang masih
Bertanya apa nanti baik saku akan jadi
Penyangga anggaran di balik haus dan nasi
Mengandalkan tinta pena memaparkan rima skema
Belajar tak ingat rehat menyalakan binar tekad
Pengalaman bina mental pelajaran indah memang
Seakan manis nya kecap Kejar angan hingga tepar
Pecahkan rumit alphabet seakan samakan rubik
Kadang sulit rasanya hanya tuk manjakan kuping
Sesatkan putih kertas pahat apa yang ku ulik
Terasa gusi berdarah saat ngasah paham multis
Senandung telah lama berlalu berpacu dengan alur waktu
Mengadu pada bahu selalu bertarung cara bertaruh