Atma

Lyrics: Widi Inggil Ponco Pranoto Music: Widi Inggil Ponco Pranoto/Ahmad Farhan Tak ada yang terlambat selama aku masi hidup Tak ada pula kerja keras yang berakhir dengan buruk Meski, sesekali jiwa muda mudah redup Tapi brusaha agar ku tetap bisa hirup
Udara, dari berbagai pengalaman juga semua perjalanan yang teramat melelahkan , acap kali ku berpikir untuk ku hentikan, tapi ku urungkan karena alasan cacian
Aku, tau masalalu ku tak baik Perlahan perbaiki pelan pelan aku bangkit Waktu menjadi saksi saatku rasakan sakit Lalu simpan dengan baik dan abadi dalam bait
Mengadu lewat lagu, berharap tuhan selalu dengar keluhku yg slama ini membelenggu Tak banyak yg ku pinta hanya cukup sederhana, beriku petunjuk sampai tempat yg ku tuju
Bunuh semua semu, lalu tutup masa lalu Tutup mata juga telinga fokus pada yang ku tuju Maki jika perlu, hiraukan jika mengganggu Tetap pada garis hiraukan yang berbaris
Mreka mulai buang muka, kadang buang ludah Saatku tak lagi bisa penuhi yg mreka suka Tapi biarkan mreka pergi tinggalkan ku dengan sunyi, akan ku lalui walau penuh luka dalam hati
Tapi sesekali, aku tak terkendali Amarah meradang ruang di dada sakit sekali Endapan ribuan maki yang mencaci langkah kaki, ingin sekali tak perduli lalu jauh terbang tinggi
Tak satupun mengerti apa yg ku lalui Gila dalam rotasi, dan ambisi pada mimpi Cukup, patahkan harap dalam angan angan Hingga kewajiban sering aku abaikan
Kuredam semua sunyi dan sendiri ku resapi Mulai ku sulam kembali rima juga puisi Lalu ku mulai menari dengan duka penuh suka Biar semua suara dapat hirup pelipur lara
Bunuh semua semu, lalu tutup masa lalu Tutup mata juga telinga fokus pada yang ku tuju Maki jika perlu, hiraukan jika mengganggu Tetap pada garis hiraukan yang berbaris