Sapiens, Invidus

Lyrics: Arif Sunjaya/Anggun Gunara/Deri Purnama Music: Arif Sunjaya/Anggun Gunara/Deri Purnama Catatan merapal, mantra paradoks, di akhir berjumpa pola ortodoks Bernafas dengan proposal, ambisi tetap tebal, semakin takut gagal, tak Berhenti jadi bebal Penyintas evolusi di atas dua kaki, hidup dengan api, rotasi nasib juga besi Alfredo bernyanyi, monarki ke revolusi, melacurkan diri ke bagian industri Dari hulu ke hilir opini terus mengalir, teknologi jadi sihir, logika pun Terkilir. Bangun lebih dini tertimbun alat produksi. Peta milik Babylon saatnya kita curi! Peta milik Babylon saatnya kita curi Pupuk lagi sasaran, baron bermain peran. Fokus pada tujuan, tinggalkan Pecundangan Rawatlah kesadaran, kecup lagi kenangan. Rayakan kekalahan, Dilanda kemenangan Fokus pada sasaran, tinggalkan pecundangan. Rawatlah kesadaran, kecup lagi Kenangan. Rayakan kekalahan, dilanda kemenangan. Beribu norma tersamarkan dengan nama. Bermilyar kepala, homo homini srigala. Nihil anak tangga. Garong kan? Tak terkira! Pupuk lagi sasaran, baron bermain peran Rawatlah kesadaran,kecup lagi Kenangan. Rayakan kekalahan, dilanda kemenangan
Tibalah kita di sini, tak henti mencari arti Pemilik tunggal bumi, kejar roda yang kita putar sendiri
Yang kemarin kau banggakan, kini kau tertawakan. Yang kemarin kau puja, hari ini kau hujat. Yang kemarin kau percaya, hari ini kau hina. Kemarin kau di mana? Hari ini Kau siapa Tuhan tuhan menghilang, berganti tuhan baru. Temukan dalam layar, pastikan takkan membantu. Tuhan-tuhan menghilang, tertingallah satu, kau jadikan alasan untuk Membungkam diriku. Satu-satunya makhluk yang bercelana, akhirnya hanya ada di Saku lencana. Bertrilyun rencana tersapu oleh bencana. Berpuluh peradaban semakin tambah beban, beratus perang hanya berganti Pemenang
Tibalah kita di sini, tak henti mengais arti Penguasa tunggal bumi, tertinggal roda yang kita putar sendiri
Pupuk lagi sasaran, baron bermain peran. Fokus pada tujuan, tinggalkan Pecundangan Rawatlah kesadaran,kecup lagi kenangan. Rayakan kekalahan, dilanda kemenangan
Akal jadi tumbal, hanya cemburu yang kekal. kembali ke awal Akal jadi tumbal, hanya cemburu yang kekal kembali ke awal Akal jadi tumbal, hanya cemburu yang kekal kembali ke awal Akal jadi tumbal, hanya cemburu yang kekal, kembali ke awal Akal jadi tumbal, hanya cemburu yang kekal kembali ke awal
Apa yang kau punya aku akan cari, apa yang kau jual aku akan beli Jika kau tak jual aku akan curi, jika kau lindungi, lihat saja nanti Apa yang kau punya aku akan cari, apa yang kau jual aku akan beli Jika kau tak jual aku akan curi, jika kau lindungi, kau mati