Lyrics: Aditya Farih N
Music: Dimas Ristyan
bubarkan sidang paripurna
coretan tinta berikan pada kertas farih punya
bukan kudeta tapiku bagi kuasa
buka mata gejala nampak didepan mata
tanpa huruf n ku tak ngetop layak nurdin
asa tetap ada kelak mengigat salim
berpijak rima menjejak tanpa tersalin
barisan kelompok yg dianggap terasing
cerita lama membekas dalam ingatan bak shock terapi
tumpuan mata kabur melihat tragedi teragis
kawan bertahan di dalam besi teralis
kabar beredar isu reklamasi
rewind proyek tak untung tolong pikir kembali
diatas luka yg tertindas kalian menari
tanpa benahi kebocoran tiap sudut puing
masa bersuara akan kekal di udara
rima dan aksara kini jadikan senjata
rentetan rapalan yg kau umbar hanya ilusi
gunakan sudut pandang peka lirik situasi
hujani dengan provokasi
juk rasa taperlu organisasi
unjuk gigi tanpa berbekal senpi macam polisi
gerak lincah atur skema perbait
peran liar tampilan selayak bandit
prahara bak arena sirkuit
horor layak logo palu dan arit
celoteh menyulut rima combo
bside lampirkan suar bising mantra baceo
irama nyentrik bukan haimne mars perindo
sebut saja ram b o kloningan versi indo
satu area dibalut kepulan
huru hara hilang kendali waktu gelap rembulan
sunyi saat itu bisu suara ketukan
wahai instansi bajingan tunggu hari kutukan
pembunuhan massal biadab
dimalang tapi bukan nasib pilihan
hiasan tebar teror dijalan
timbang pristiwa kelam masih ada dalam ingatan
sejak dini terdidik berseragam
sudah besar alergi perbedaan
135 angka kematian
sampai hari ini tak kunjung keadilan
masa bersuara akan kekal di udara
rima dan aksara kini jadikan senjata